Selama ini data menunjukkan bahwa sebagian besar orang datang ke BKD tidak untuk menabung melainkan untuk mengajukan kredit. Kemudian pada saat pencairan mereka bersedia membuka tabungan di BKD, hanya untuk memenuhi salah satu syarat berupa pembukaan Tabungan Wajib, bukan didorong oleh kesadaran bahwa menabung itu Baik dan Bermanfaat. Akibatnya, banyak orang yang masih belum mengetahui bahwa BANK BKD yang kantornya tersebar mulai dari kota hingga desa telah mengembangkan produk tabungan yang mampu menyentuh sektor informal dan ibu rumah tangga.

Menabung di BANK BKD juga dapat dilakukan dengan jumlah setoran kecil dalam bentuk uang receh. Uang receh selama ini mungkin sering dibiarkan tercecer di rumah karena nilainya sangat kecil, padahal dengan menabung uang receh ke BANK BKD, berarti kita telah ikut meningkatkan manfaat uang receh yang sangat dibutuhkann sebagai alat transaksi di lingkungan usaha eceran seperti di pasar tradisional, warung, toko pracangan, dan lain-lain.

Manfaat Menabung di BANK BKD

1. Suku bunga tabungan BANK BKD kompetitif dan menarik.
2. Biaya administasi ringan bahkan ada yang bebas biaya.
3. Jaringan kantor BANK BKD tersebar dari kota hingga ke desa.
4. Saldo minimum tabungan rendah dan setoran selanjutnya juga kecil.
5. Setoran tabungan dapat dilakukan dengan uang pecahan kecil atau receh.
6. Tabungan di BANK BKD dapat digunakan sebagai agunan kredit.
7. Layanan jemput bola oleh petugas BANK BKD sehingga tidak perlu repot mendatangi kantor BANK BKD.
8. BANK BKD dapat melayani tabungan secara berkelompok sebagai bagian dari pembiayaan.
9. Tabungan di BANK BKD dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlalu.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menabung di BANK BKD

  • Mintalah informasi yang sejelas-jelasnya tentang ketentuan saldo minimum, bunga, dan biaya administrasi bulanan kepada Costumer Service BANK BKD.
  • Tanyakan berapa suku bunga yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar tabungan Anda aman.
  • Periksalah selalu saldo tabungan baik saat menyetor maupun menarik tabungan.

 

Pastikan transaksi (setoran dan atau penarikan) telah tercetak dalam buku tabungan.

 

Sumber: https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/81